Jump to content



Photo
- - - - -

Spirit that Real !

Pengalaman spiritual kumkuman ngalong

  • Please log in to reply
No replies to this topic

#1 Endah Indryono

Endah Indryono

    Begawan

  • Pengasuh
  • 844 tulisan
  • LocationJakarta, Indonesia

Ditulis pada 06 Mei 2015 - 08:10

Sumbangan tulisan dari Dann (Peserta dari USA)

 

(Terjemahan bebas)

Kami bertiga datang ke Indonesia, sebelumnya dari Thailand. Sebetulnya tidak direncanakan, karena info dari sahabat kami tercinta akhirnya kami berangkat langsung ke Jakarta menemui master Endah.

Dari Airport langsung ke apartemen master Endah dan ditemui dengan ramah, akhirnya terjadi perbincangan menarik mengenai mistik di Indonesia. Yang sebetulnya tidak berbeda jauh dengan pengalaman kami selama di Thailand. Hanya saja suasana kediamanan master Endah seperti rumah biasa, sama sekali tidak ada berkesan mistik seperti terdapat amulet, foto-foto, atau pajangan berhala dan patung-patung.

Akhirnya kami diminta untuk istirahat karena sore kami akan kesuatu lokasi diatas gunung untuk melakukan ritual ektrim cara jawa yang disebut kumkum.

Sore, 7 orang dengan menggunakan mobil keluarga, kami berangkat, dan perjalanan sangat macet menuju lokasi, butuh 3 jam kelokasi alam dengan air terjun yang terdengar deras dan menakutkan (Curug Panjang, Megamendung, Puncak).

Lokasi terasa cukup dingin, walau kami dari Washington dan biasa dengan cuaca dingin, tetapi memang cukup dingin disini.

Pengarahan diberikan, disertai pemanasan dan diajarkan beberapa jurus bela diri yang membuat badan kami panas dan berkeringat. Akhirnya kami diminta membuka seluruh baju, dan dengan menutup anus (ouch !) agar panas badan tidak keluar, akhirnya kami diminta untuk melakukan kumkum disungai yang airnya sangat sangat sangat dingin luar biasa !

Awal pertama masuk dan duduk dalam air, panas menyerbu dan membuat saya menggigil luas biasa, dan saya ikuti petunjuk dari master Endah, tidak lama saya sudah menguasa dingin yang luar biasa ini dan mulai beradaptasi. Terlihat master Endah duduk dibebatuan diatas kami dan mengawasi sambil membaca atau melantunkan sesuatu yang membuat saya pribadi terhibur dan lelap dalam bacaan yang dibaca sehingga akhirnya semua terasa hilang.

Selama proses kumkum, hati terasa nyaman, dan mulai terjadi gangguan seperti ada suara wanita yang berbicara dalam bahasa yang saya tidak mengerti, juga ada musik-musik tradisional dikejauhan. Ketika saya membuka mata, banyak cahaya-cahaya kecil warna kemerahan mengelilingi tubuh. Kemudian ketika saya melihat pohon-pohon besar diatas, didaun-daunnya banyak cahaya putih kecil bertaburan seperti bintang dilangit terbang-terbang dan berputar seperti peri dari satu dahan ke dahan lain, dari satu daun ke daun lain. Kalau ini kunang-kunang maka tidak mungkin warnanya merah atau putih bersih. Ini bisa saja wujud spirit yang diam disana.

Waktu berlalu sangat lambat, pikiran saya sudah mulai bermain-main dengan segala kemungkinan, dan dingin tiba-tiba datang menyerang begitu saja. Saya menggigil hebat sudah tidak bisa konsentrasi dan bingung bagaimana cara mengilangkan rasa dingin yang tiba-tiba datang ini.

Suara master Endah akhirnya terdengar lagi diantara suara air terjun yang kali ini begitu menggelegar terdengar. Perlahan saya mengikuti bacaan yang dilantunkan. Dan entah darimana tiba-tiba datang rasa hangat dari bawah pusar naik keatas kepala dan akhirnya seluruh tubuh seperti dialiri rasa hangat yang berakibat pada rasa dingin yang perlahan hilang. Kemudian saya kembali hilang.

Akhirnya terdengar suara mengajak kami untuk keatas. Dari 4 orang yang kumkum ternyata hanya tinggal saya berdua dengan orang lokal yang ikut. Dan akhirnya diketahui teman-teman saya dari Amerika ternyata tidak kuat dengan prosesi ini hanya bertahan 1 jam, sedang saya dan orang lokal ini sudah melewati 6 jam dari jam 9 malam sampai jam 3 pagi !!

Terlihat kemah sudah berdiri, dan dengan berjalan tertatih-tatih saya menghampiri mereka yang ternyata teman-teman saya sudah tertidur dalam kemah. Dengan disediakan kopi panas yang dibuat oleh anak dari master Endah, dan saya ditawari makan mie instan yang saya tolak, karena tidak biasa makan pagi. Setelah istirahat sejenak master Endah menanyakan apakah saya sudah

siap ke level berikutnya? Saya jawab siap.

Kemudian kami duduk dikarpet plastik dan master Endah menjelaskan dalam bahasa yang mudah dimengerti mengenai spirit, entitas gaib yang ada diantara kita. Bagaimana mereka dan informasi yang sangat lengkap lainnya.

 

Bersambung..





Artikel terkait dengan tag: Pengalaman spiritual, kumkuman, ngalong

0 pengunjung sedang membaca topik ini

0 member, 0 tamu, 0 anonymous


DMCA.com Protection Status