Jump to content



Photo
- - - - -

Mengenal Hizbun Nashr

keilmuan ilmu hikmah hizbun nashr kanuragan

  • Please log in to reply
2 replies to this topic

#1 Endah Indryono

Endah Indryono

    Begawan

  • Pengasuh
  • 854 tulisan
  • LocationJakarta, Indonesia

Ditulis pada 18 September 2015 - 06:08

Buat pemburu ilmu hikmah, pasti sudah mengenal Hizib Nashor dari As-Syeikh Abu Hasan Asy-Syadzili. Tapi yang akan saya bahas disini adalah Hizbun Nashr yang saya terima secara khusus dari Almarhum Kyai Muhaiminan Parakan. Dimana hizbun Nashr ini akan mampu 'mendorong' objek makhluk hidup secara aktif tanpa perlu emosi.

 

Latar Belakang - Perkenalan dengan Kyai Muhaiminan

Dari seorang saudara di Solo, sekitar tahun 1982 saudara saya Mas Ferry (almarhum, semoga amal ibadah kakak saya diterimaNya. Aamiin) diajak bertemu dengan seorang ulama ahli hikmah di Parakan, Jawa Tengah, yang kemudian diberikan ilmu "karomah" dan "barokah". Itu kombinasi dua ilmu yang biasa sekarang disebut dengan ilmu kontak dan silat hadiran.

 

Yang akhirnya ketika itu sayapun walau masih kanak-kanak akhirnya diajak juga bertemu beliau dan "digores" X didada. Kakak saya Almarhum H. Bambang Irawan (semoga arwah kakak saya dan segala amal ibadahnya diterima Allah SWT. Aamiin), ketika itu juga ikut. Tetapi dikarenakan sudah belajar ilmu kerah dan ada 'landasan' yang sama akhirnya tidak digores, hanya dibekali jurus-jurus gerakan pengendalian saja. Dan itulah pertemuan kali pertama saya dengan Kyai Muhaminan yang dikenal sebagai Pendekar Bambu Kuning.

 

Ternyata Kyai Muhaiminan sudah kenal dengan Almarhum Ayah dan Ibu saya. Dan juga sebenarnya sudah beberapa kali menginap dirumah. Tapi karena waktu itu memang banyak tamu yang sering datang, kami kurang enggeh, hehehe.. Disamping rumah dulu yang cukup besar dengan belasan kamar, terpisah area tamu dan keluarga, jadi kami kurang dekat dengan tamu yang datang dan menginap.

 

Kekaromahan Kyai Muhaiminan bisa google, dan sayapun sering lihat dan dengar, umpama waktu saya boncengi beliau karena ingin lihat monas. Kemudian sampai depan BI di jalan Thamrin, ada bis tingkat yang klakson keras dibelakang kami. Karena sudah biasa saya cuek aja. Tapi kemudian saya diteriaki orang... "Bang.. bang.." pas lihat kebelakang, saya lihat Pak Yayi sedang pasang kuda-kuda didepan bis tingkat tersebut yang akhirnya sang supir keluar dan minta maaf sambil cium tangan, hehehe.. Ternyata tanpa sepengetahuan saya, pak Yayi ketika mendengar suara klakson, langsung salto dari motor dan langsung mendorong bis sehingga berhenti. Dan katanya ya berhenti benar. Wallohualam karena saya tidak lihat. Tapi atraksi salto ini saya ingat dengan silat hadiran, saya waktu umur 8 tahun sudah bisa salto dengan mudah dan hinggap di tepat dibawah pucuk pohon pinang halaman rumah.

 

Pernah juga pengalaman Pak Yayi ketika turun dari kereta di Senen, yang ada pencopet berusaha mencopet, malah kaku dan dibekuk olehnya. Kemudian dibawa dengan taksi ke kantor polisi, dengar cerita dari sopir taksi, kalau didalam taksi mereka sempat gelut lagi, yang lagi-lagi dimenangkan oleh pak Yayi Muhaiminan.

 

Bertahun-tahun pak Kyai senantiasa menjadi tamu dirumah kami di Jl. Taman Kebon Sirih bila ke Jakarta, dan seperti sudah menjadi bagian dari keluarga kami yang kami suka ajak bercanda juga. Dimana beliau banyak menurunkan ilmu-ilmu hikmah dan tasawuf dari beliau. Yang ternyata beliau adalah salah satu mursyid dari TQN dan Syadziliyah.

 

Begitulah pengalaman saya dengan Kyai Muhaiminan dari Parakan, Jawa Tengah, yang akhirnya menjadi penutup Latar Belakang keilmuan ini.

 

Keilmuan Hizbun Nashr

Keilmuan Hibzun Nashr ini saya terima pada tahun 1987, oleh Kyai Muhaiminan, secara bertahap sampai tingkatan ketiga pada tahun 1993.

 

Hizbun Nashr, kalau menurut saya merupakan pengembangan dari Ilmu Kontak Al-Hikmah yang diturunkan oleh Kyai Muhaiminan. Tapi keunikan dari Hizbun Nashr ini adalah, ilmu ini mampu secara aktif "mendorong" objek makhluk hidup, umpama manusia atau binatang, tanpa perlu objek tersebut terbangkitkan emosinya sampai derajat tertentu.

 

Ada 3 tingkatan dari Hizbun Nashr ini yang pernah saya pelajari yaitu sampai kemampuan "mendorong" secara jarak jauh (objek tidak harus didepan kita, bisa beda kota atau pulau).

 

Sewaktu pendawaman tingkat pertama, yaitu menggunakan Kambing sebagai Objek kemudian "mendorong" dengan teknik kedet ilmu kontak ke kepala kambing tersebut dari jarak 1,5 meter sampai terdengar bunyi "krek" dan ketika terlihat kepala kambing melesek masuk, maka kemudian kambing segera di-sembelih.

 

Memang terlihat seperti penyiksaan ya, tapi itulah dawam, bayangkan masa' iya dawam aja harus ke manusia?

 

Riydahoh

Untuk dapat menguasai Hizbun Nashr ini, maka kita memerlukan wafaq, yang dibuat dari kain putih dan atau hitam, yang nantinya akan ditulisi dengan campuran minyak zafaron dan misik atau tinta emas. Pembuatan wafaq harus didepan pembimbing atau guru, kemudian nanti wafaq akan diperiksa apakah sudah benar tidak kekurangan huruf dan sebagainya yang merupakan subjek dari sang guru atau pembimbing.

 

Kemudian bila sudah dianggap benar maka akan dibuatkan air minum yang sudah di-asmak. Dan diberikan talkin ilmu. Kemudian wafaq akan "di-bukakan" agar bisa dilanjutkan dengan riyadhoh berikutnya oleh sang guru atau pembimbing.

 

Air kemudian diminum dan bersalaman dengan pembimbing atau guru dengan mengucap terima kasih.

Kemudian dimulai hari Selasa melakukan puasa sunnah selama 3 hari dengan riyadhoh dzikr dan do'a tertentu. Sambil memegang wafaq untuk pengaktifannya.

 

Pada hari terakhir yaitu malam Jum'at dilakukan khataman Al-Qur'an sambil mengundang anak yatim. Dan dilanjutkan dengan tahlil. Untuk selanjutnya bisa dilakukan pendawaman seperti diatas.

 

Hikmah Ilmu

Dikatakan hikmah, khowas atau keutaman dari Hizbun Nashr ini bisa untuk kerejekian, keselamatan, dijauhkan dari sihir dan pengaruh gaib, dan bisa juga untuk ini itu.

 

Tapi yang pernah saya coba sesuai dawam diatas, yaitu "mendorong" secara aktif tanpa lawan perlu emosi terlebih dahulu. Bahkan pada tingkatan tertentu mampu "mendorong" musuh atau lawan dari jarak jauh tanpa perlu berhadapan dengan kita, asalkan ada barang yang berhubungan dengan dia, umpama rambut, guntingan kuku atau barang yang pernah disentuh, yang jelas tidak bisa foto tentunya.

 

Tingkatan "mendorong" juga disesuaikan dengan derajat 'ngedet' kita. Jadi bisa dari sekedar terdorong ringan, keras. Muntah Darah. Bisa juga sampai bagian tubuh remuk dan seterusnya.

 

Persyaratan

Untuk bisa menguasai Hizbun Nashr, peserta diwajibkan sudah menguasa Ilmu Kontak dan Silat Hadiran dan mampu mendemonstrasikan secara baik.

 

Beragama Islam tentunya, dan harus Islam secara keyakinan Iman dan ibadahnya.

 

Siap menerima bai'at atau sumpah yang hikmah dan terikat secara sadar dan tidak sadar, secara nyata maupun dibawah pengaruh apapun. Yang artinya keilmuan tidak akan berfungsi; silakan coba saja untuk membuktikan nantinya; ketika bai'at dilanggar.

 

Penutup

Begitu banyak ilmu hikmah yang beredar, begitupun hikmahnya beragam. Hizbun Nashr, merupakan setitik diantara lautan ilmuNya yang begitu luas.

 

Semoga kita semua bisa mendapatkan hikmah dari setiap apapun yang telah kita pelajari.

Sengaja saya tidak pasang gambar atau video waktu pendawaman karena merasa kurang patut ditampilkan diwebsite ini.

 

Seperti keilmuan lainnya, buat yang tertarik ingin mempelajari bisa menghubungi saya dan bisa mencoba sendiri. Bismillah.

 

Wassalam,
Bpk. Endah Indryono

 

* Catatan:
Artikel utama bisa dilihat disini:
https://www.paranorm...l-hizbun-nashr/



#2 andri

andri

    Penyimak

  • Members
  • Pip
  • 1 tulisan

Ditulis pada 07 Oktober 2015 - 20:59

Assalamu 'alaikum pak Endah,

 

Mohon maaf lancang bertanya. Apakah pada tingkatan tertentu Hizbun Nashr ini akan berpengaruh juga ke benda-benda mati atau ke selain mahluk hidup? Ataukah ada ilmu yang lain lagi pak Endah untuk tujuan tersebut.

 

Matur nuwun atas pencerahannya.

 

Wassalam,

Andri



#3 Endah Indryono

Endah Indryono

    Begawan

  • Pengasuh
  • 854 tulisan
  • LocationJakarta, Indonesia

Ditulis pada 08 Oktober 2015 - 06:11

Wa'alaikumsalam, selamanya hizbun nashr hanya bisa bereaksi terhadap yg memiliki ruh. Tetapi ada trik2 untuk dawam terhadap benda mati.





Artikel terkait dengan tag: keilmuan, ilmu hikmah, hizbun nashr, kanuragan

0 pengunjung sedang membaca topik ini

0 member, 0 tamu, 0 anonymous


DMCA.com Protection Status