Jump to content



Photo
- - - - -

Suami Saya Selingkuh


  • Please log in to reply
No replies to this topic

#1 ladybird1703

ladybird1703

    Penyimak

  • Members
  • Pip
  • 3 tulisan

Ditulis pada 05 Desember 2016 - 23:01

Melihat judul dan pengalaman yang saya alami, mungkin seperti cerita klise buat pak Endah atau sebagian orang.
 
Buat yang belum mengalami, bersyukurlah. Tapi bagi yang sudah mengalami atau bahkan sedang mengalami mungkin bisa merasakan penderitaan yang pernah saya alami.
 
Pernikahan kami berjalan hampir 12 tahun. Dan telah dikaruniai oleh 2 orang anak. Yang tertua sudah beranjak masuk SMP. Sedangkan si-bontot kelas 4 SD.
 
Seperti pernikahan lainnya, rumah tangga kami terkadang ada keributan, tetapi saya anggap biasa, wajar. Secara keseluruhan saya merasakan kebahagiaan. Begitupun anak-anak kami, merasakan kasih sayang kedua orangtuanya. 
 
Sampai tiba-tiba suami bercerita, kalau dia menikah lagi. Deg. Jantung saya langsung seperti berhenti. Tidak mampu berkata-kata. Saat itu tidak ada airmata yang keluar. Saya seperti bermimpi. Saya hanya terdiam kaku. Mata saya kosong melihat suami yang duduk dihadapan saya.
 
Kemudian tiba-tiba saya menjadi histeris dan memukuli dada suami. Saya berteriak-teriak seperti kesetanan. Tangis saya pecah tidak tertahankan. Hati saya sangat terpukul. Saya hanya berteriak-teriak.. "Tidak ridho.. tidak ridho..".
 
Sejak malam itu, saya seperti digilir. Suami kadang pulang, kadang tidak. Dia tidak pernah berkata, tetapi saya seperti diminta menyimpulkan. Sampai saya kesulitan menjelaskan ke anak-anak.
 
Makin hari, suami makin tidak peduli kepada kami. Jarang pulang. Lupa kepada anak-anak. Sampai akhirnya saya ceritakan ke mertua. Dan kata mertua ketika itu, "Kalau suami menikah lagi, maka hanya dia yang bisa menceraikan. Kami tidak bisa."
 
Hati saya menjadi sangat kecewa. Saya merasa sebagai mantu yang sangat disayangi. Anak-anak juga merasa seperti cucu yang sangat disayangi kakek neneknya. Tapi dalam hal rumah tangga kami mereka seperti lepas tangan.
 
Sampai 1 bulan suami tidak pulang, hanya menyuruh stafnya buat ambil baju atau barang yang ada dirumah. Hati saya betul-betul tersiksa. Sangat sedih. Kecewa. Semua campur aduk menjadi satu. Sampai akhirnya saya sakit dan masuk rumah sakit.
 
Ketika itu suami hanya datang sekali, kemudian pergi dan seperti tidak peduli.
 
Hati saya betul-betul kecewa sama suami. Manisnya rumah tangga selama 12 tahun seperti tidak berbekas sama sekali. Hilang seperti asap. Pandangan cinta, sayang. Kecupan mesra tiap berangkat kerja. Atau membantu mengurus anak dan kegiatan lainnya, sudah tidak ada lagi.
 
Saya betul-betul sudah seperti tidak mengenal suami sama sekali.
 
Akhirnya iseng saya mencari jasa paranormal untuk membantu masalah saya. Dari teman, google, sampai office boy saya tanyakan. Tapi belum ada satupun yang berhasil. Tabungan hampir habis. Sampai pencarian saya di google dengan keyword "Memisahkan pasangan selingkuh". Saya coba baca artikel dari halaman pertama, kemudian ketika sampai halaman kedua ada "Jasa memisahkan pasangan selingkuh".
 
Kemudian sambil lalu saya baca artikelnya. Karena seperti sambung menyambung dibagian bawahnya. Tidak terasa saya saya sudah menghabiskan waktu semalaman berselancar diforum dan blog paranormal.or.id ini.
 
Ketika hati saya mantap untuk mencoba, akhirnya malam itu juga jam 1 malam, saya nekad menghubungi pak Endah melalui whatsapp. Dan dijawab! Antara senang dan bagaimana, saya langsung bertanya, "Apakah bisa konsultasi?" Dan dijawab pak Endah, "Besok pagi saja." Tapi saya nekad saja menulis permasalahan saya diwhatsapp dan mengirim data-data kami juga foto. Biarlah, besok pagi kalau dibaca mungkin sudah ada solusi buat saya.
 
Sampai siang tidak ada balasan dari Pak Endah. Saya sabar saja menunggu. Mungkin sedang sibuk. Sampai malam belum ada juga jawaban. Hati saya tidak sabar untuk menghubungi beliau. Tapi entah kenapa saya bisa sabar. Mungkin besok ada jawaban.
 
Dan betul. Paginya ada jawaban, minta saya menghubungi via telepon. Dan akhirnya saya telepon. Pak Endah menjelaskan, kalau dia hanya bisa "melihat" malam hari ketika sudah tenang. Jadi baru semalam dipelajari dan "dilihat" masalah saya. Katanya bisa dibantu. Saya diminta mengirim barang yang berhubungan dengan suami dan yang berhubungan dengan orang ketiga. Sukurnya saya punya semua yang dibutuhkan. 
 
Buat yang ingin tahu, jasa yang saya pakai adalah Totok Kerot, untuk memisahkan pasangan selingkuh. Saya juga mengambil minyak pengasihan rifai.
 
Singkatnya, ketika akhirnya saya dapat kiriman foto kalau proses totok kerot telah selesai dan ditanam dimakam. Hati saya sangat berharap usaha ini berhasil. Tapi sayangnya saya tidak melihat ada perubahan. Suami makin gila, sama sekali tidak pernah pulang hampir 2 bulan. Bahkan ketika saya kembali sakit, dia sama sekali tidak menjenguk. Malahan saya dapat kabar dari anak saya, suami saya malah berkesempatan pulang untuk mengambil banyak baju.
 
Saya menghubungi pak Endah, dan menyampaikan unek-unek saya. Hampir tiap hari saya bertanya. Dan selalu dijawab dengan kesabaran dan penjelasan yang logis akhirnya hati saya bisa tenang dan makin mendekat kepada Allah lewat zikir.
 
Tiba-tiba setelah 3 bulan tidak ada kabar, suami pulang kerumah. Simpuh dihadapan saya sambil minta maaf. Paha saya dipeluk. Sambil berkali-kali minta maaf. 
 
Terus terang saya sangat gugup dan tidak menyangka. Segala kekesalan, sakit hati saya lampiaskan. Jadi saya tampar wajahnya. Dan suami sangat kaget, karena saya tidak pernah kasar terhadapnya selama ini. Saya lupa dengan nasihat pak Endah, kalau suami pulang agar jangan marah dan kasar. Saat itu hati saya sudah sangat terluka. Tercabik-cabik.
 
Entah kenapa, tiba-tiba saya sadar diri. Kemudian meraih suami agar berdiri dan saya peluk. Saya meminta maaf kepada suami kalau tidak bisa membahagiakan dia. Dan disitulah saya lihat suami menangis. Saya didekap sangat erat. 
 
Besoknya suami bercerita kalau sedang proses cerai dengan orang ke3 itu. Sesuai nasihat pak Endah, kalau saya mendengarkan saja. Tidak usah protes, profokasi atau hal-hal seperti itu. 
 
Berangsur hubungan kami membaik dan kembali seperti sediakala. Bahkan saya merasa suami makin sayang kepada saya. Saya tidak pernah lepas dari perhatiannya. 
 
2 bulan kemudian akhirnya proses sidang selesai dan akhirnya suami resmi bercerai dengan orang ke 3 tersebut.
 
Saya bercerita kepada pak Endah. Mengucapkan terima kasih. Dan pak Endah meminta saya menulis pengalaman saya.
 
Mohon maaf kalau tulisan saya kacau balau. 
 
Sekali lagi terima kasih Pak Endah. Semoga pak Endah segera sembuh. Diangkat segala penyakitnya. Dan selalu sehat. Amiiiin.
 
Berli
Cibubur
 
 
 
 



0 pengunjung sedang membaca topik ini

0 member, 0 tamu, 0 anonymous


DMCA.com Protection Status