Jump to content



Photo
- - - - -

Suami kembali setelah pergi 7 bulan karena wil


  • Please log in to reply
1 reply to this topic

#1 Dewi08

Dewi08

    Penyimak

  • Members
  • Pip
  • 1 tulisan

Ditulis pada 03 Agustus 2018 - 20:46

Sebelumnya saya ingin berterima kasih kepada Bapak Indriyono dan para jemaatnya yang membantu proses mengembalikan suami saya yang tidak kenal lelah sabar dan selalu memberi nasihat yang menyejukkan hati.
 
Perkenalkan, saya seorang ibu beranak dua dan sudah memasuki usia yang boleh dibilang senja sudah memasuki setengah abad. Sedangkan jarak umur dengan suami saya hampir sebelas tahun jadi suami sudah berumur 60 tahun lebih.
 
Hampir 26 tahun pernikahan kami, rasanya semua baik-baik saja. Pekerjaan saya sebagai ibu rumah tangga hanya tahu membesarkan anak dan mengurus suami. Sedangkan suami adalah seorang wiraswasta yang gigih dan hasil jerih payahnya membuat kami sekeluarga serba berkecukupan. Puji Tuhan.
 
Prahara rumah tangga kami dimulai sekitar 7 bulan lalu, tiba-tiba suami tidak pulang kerumah. Ketika saya hubungi hanya menjawab ada pekerjaan. Kemudian hpnya dimatikan. Bodohnya saya adalah saya percaya saja apa yang dikatakan suami. Jadi ketika 4 hari tidak pulang saya menganggap biasa, dikarenakan memang pernah ada proyek diluar Jakarta yang mengharuskan suami sampai 1 bulan tidak pulang ketika itu.
 
Hari ke 5 saya ke kantornya karena ada keperluan, dan saya kaget ternyata suami bekerja seperti biasa. Dan dari matanya dan gerak-geriknya juga menunjukkan hal biasa. Ketika saya tanyakan sudah beres pekerjaan? Dijawab, baru selesai. 
 
Tapi sorenya, suami tidak pulang kerumah. Ketika saya telepon menanyakan, dia menjawab ketus, tidak usah menghubungi saya!
 
Ketika itu saya kaget, dan saya kejar menelepon dia tapi hpnya sudah dimatikan.
 
Besoknya saya datang lagi ke kantor dan dia ada dikantor seperti biasa. Ketika melihat saya, pandangan matanya seperti marah dan tidak senang. Hati saya sangat terluka ketika itu. Saya menghampiri dia sambil menangis dan bertanya-tanya ada apa? Tapi dia hanya pergi begitu saja meninggalkan saya.
 
Di grup keluarga whatsap dia menulis yang intinya tidak ingin pulang, ada urusan yang harus dibereskan. Dan hari-hari berikutnya tiap saya datang ke kantor dia selalu pergi dan tidak pulang sampai hampir 6 bulan.
 
Yang sangat menyakitkan hati ada laporan dari karyawan ternyata ada wanita lain dalam hidupnya sehingga dia rela begitu saja meninggalkan istri dan 2 orang anak yang beranjak dewasa.
 
Hati saya begitu sakit hingga berat badan tinggal 42 KG ketika memasuki bulan ke 3 suami tidak pulang. Keinginan hidup sudah hilang, tidak percaya dengan yang saya alami.
 
Teman-teman persekutuan menguatkan hati dengan meminta saya berdoa dan bersabar. Ada yang menyarankan untuk mencari dukun atau paranormal. Awal mulanya ada rekomendasi dukun di Sukabumi yang katanya ampuh. Tapi pada waktunya yang dijanjikan, suami tetap tidak pulang. Dan wanita lain yang katanya ingin diatasi juga tidak ada apa-apa.
 
Akhirnya saya seperti kecanduan mencari lagi dukun dan dukun lain. Tidak ada satupun yang membuahkan hasil. Sampai mulai mencari melalui internet. Kejadiannya sama saja. Tidak ada satupun yang membuah hasil.
 
Entah sudah berapa yang habiskan. Untungnya masih ada tabungan atas nama saya yang cukup. Sehingga berapapun pengeluaran tidak lagi saya pedulikan. Saya selalu berkeluh kesah kesetiap dukun yang saya kenal. Dan entah kenapa kecanduan ini malah membuat saya semakin hari semakin benci dengan wanita itu. Jadi saya mulai mencari dukun yang bisa menghancurkan kalau bisa mematikan wanita itu.
 
Dalam pencarian saya semua dukun bilang kalau bapak kena pelet bahkan ada dukun yang mengancam saya ketika saya ingin menghentikan langganan dengan dia. Dan macam-macam lagi yang lainnya. Tapi saya tidak perdulikan.
 
Saya rasa sudah lebih dari seratus juta rupiah yang saya habiskan. Dan tidak ada satupun yang tanda-tanda saja seperti ada hasilnya. Yang ada hanya dendam yang semakin hari semakin kuat dan semakin kuat didada saya. Membuat saya tidak bisa tidur hingga akhirnya wajah saya seperti kusam, gelap. Kata anak saya mata saya seperti marah terus.
 
Hingga akhirnya pencarian saya kesitus paranormal ini. Saya mengirim email lama tidak dibalas. Saya lupa berapa hari kemudian dibalas dan diminta menghubungi melalui watsap. Ketika saya hubungi watsap pak indriyono, juga lama tidak dilihat. Malam baru dibalas. Cuma disuruh ceritakan masalahnya apa dan apa yang saya inginkan ditambah ada kata-kata tidak menerima curhat.
 
Saya sangat kaget. Biasanya dukun yang saya kenal awalnya ramah. Ini baru kenal sudah seperti ketus menurut saya. Tapi bagaimanapun saya ceritakan masalah saya dan saya sampaikan saya ingin bapak pulang kerumah kembali pada anak istri. Kemudian saya diminta mengirim data-data nanti akan dilihat.
 
Nantinya saya tunggu lama baru ketika hampir tengah malam saya tanyakan dijawab besok akan dikabari.
 
Karena saya berhubungan dengan banyak dukun paginya seperti biasa saya curhat ke dukun-dukun yang jasanya saya pakai, menanyakan kelanjutan mengenai bapak. Kemudian ada pesan masuk dari bapak indri agar saya telepon.
 
Dari teleponan dengan dia saya merasa nyaman karena nada bicaranya ternyata sangat lembut mau mendengarkan dan membuat hati saya terasa tenang. Ada beberapa solusi yang ditawarkan dan saya jawab saya mau coba semuanya. Kemudian pak indri minta barang yang berhubungan dengan bapak yang langsung saya kirim saat itu juga.
 
Seperti biasa setiap hari semua dukun yang saya pakai saya tanyakan prosesnya. Begitupun ke pak indri. Selalu dijawab masih dikerjakan. Sampai pada minggu keberapa saya lupa malamnya dapat watsap dari pak indri kalau suami akan pulang dalam beberapa hari ini. Saya iya iya saja. Karena semua dukun yang saya pakai bahasanya seperti ini.
 
Hingga akhirnya sore-sore sekitar jam 6 sore suami saya pulang. Tidak bicara apa-apa. Lepas sepatu seperti biasa dan duduk disofa tidak bangun-bangun hanya menonton televisi dan main hpnya.
 
Saya segera telepon pak indri bilang suami pulang. Pak indri pesan untuk diamkan saja. Layani seperti biasa. Hingga ketika malamnya masuk kamar dan tidur disebelah saya tidak ingin disentuh saya bahkan tidurpun memunggungi saya. Saya hanya bisa menangis tidak bisa bersuara. Saya sangat kangen dengan suami. Ingin memeluknya. Tapi suami begitu dingin.
 
Besoknya saya ceritakan suami pulang ke dukun-dukun yang saya pakai. Mereka berlomba-lomba bilang ini hasil karya mereka. Saya juga bingung. Yang mana yang manjur. Sudahlah saya sukuri saja. Puji Tuhan.
 
Selama hampir seminggu suami dirumah. Kemudian bapak tidak pulang lagi kerumah. Saya panik. Berusaha menghubungi dukun-dukun yang saya pakai termasuk ke pak indri. Ketika hendak watsap pak indri ternyata malamnya pak indri sudah kirim watsap kepada saya bilang minta maaf bapak sudah dikuasai kembali oleh wanita itu. Dan ternyata betul besoknya bapak kembali tidak pulang. Hati saya sangat sakit bahkan lebih sakit dari sebelumnya. 
 
Saya begitu kecewa bendi dendam menjadi satu. Dukun-dukun ini semua beralasan ini itu. Ketika itu hanya pak indri yang mampu menenangkan saya. 
 
Sambil menelepon pak indri saya menangis menyampaikan kekecewaan hati saya. Sangat sakit hati. Dan segala yang berkecamuk dihati saya sampaikan. Saya diminta tenang dan berfikir jernih. Pak indri sampaikan kemungkinan-kemungkinan yang bisa dibuat. Saya bilang silakan buat saja asal bapak bisa pulang.
 
Hampir 2 minggu tidak ada kemajuan kemudian pada malam hari ada watsap dari pak indri yang bilang wanita ini buat kesalahan fatal yang akan merugikan dia. Bapak tapi tidak akan pulang dalam waktu dekat ini. Saya diminta bersabar. 
 
Hingga akhirnya setelah hampir 1 bulan bapak pergi lagi dari rumah. Dia datang pada pagi hari sambil menangis dan meminta maaf pada saya. Kali ini saya melihat matanya tulus penuh penyesalan. Dia bercerita seperti baru bangun dari mimpi. Sayapun memeluk dengan penuh kasih sayang dan berkata sudah memaafkan dia.
 
Sorenya ketika suasana mulai cair bapak cerita kalau wanita itu sejak kembali seperti menahan bapak buat dirumah dia saja. Tapi wajahnya makin hari seperti nenek tua dan batuk-batuk terus. Sudah dibawa kedokter dan periksa lab ternyata tidak ditemukan sakit apa-apa. Makin hari sakitnya makin parah hingga dalam batuknya keluar darah dan akhirnya dirawat dirumah sakit. Setelah 10 hari dirumah sakit wanita itu akhirnya meninggal. Ketika wanita itu meninggal barulah suami seperti baru bangun dari tidurnya.
 
Saya diminta pak indri buat menulis pengalaman saya disini. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada bapak indriyono atas segala bantuannya. Hanya Tuhan yang bisa membalas.


#2 chucrea

chucrea

    Penyimak

  • Members
  • Pip
  • 1 tulisan

Ditulis pada 06 Agustus 2018 - 09:54

selamat pagi mbak dewi , apakah berkenan jika di share nomor kontek pak indri ?

 

terima kasih sebelumnya




0 pengunjung sedang membaca topik ini

0 member, 0 tamu, 0 anonymous


DMCA.com Protection Status