Jump to content



Photo
- - - - -

Pembeli dan pemilik benda pusaka bernilai tinggi, adakah ?


  • Please log in to reply
No replies to this topic

#1 Endah Indryono

Endah Indryono

    Begawan

  • Pengasuh
  • 852 tulisan
  • LocationJakarta, Indonesia

Ditulis pada 10 Oktober 2013 - 11:28

Dipost pada 24/10/04 - 09:46 WIB

 

Kalau kita lihat disite ini, banyak yang mempost tulisan mengenai MD (Mirah Delima), RB (Rantai Babi) dan pusaka-pusaka lain yang memang dipercaya memiliki keampuhan dan bernilai tinggi. Apakah pusaka itu memang ada dan benarkah ada pembelinya. Simak tulisan berikut, agar anda tidak terjebak pada mafia jual beli ini.

Berani dimaharkan sampai 5M, 10M, 100M (M itu dibaca milyar rupiah). Transaksi didepan notaris, pakai bank garansi, dsb. dsb. Begitulah bunyi tipikal yang sering kita dengar.

Seperti pernah tulis pada artikel serupa mengenai MD, mungkin dalam perjalanan waktu saya hampir 20 tahun ini akrad dengan dunia spiritual, saya sering mendenga pembicaraan tersebut. Sehingga saya-pun tertarik berburu pusaka tersebut, tergiur dengan uang banyak yang ditawarkan.

Tetapi juga, dalam perjalanan hidup saya tersebut, tidak ada satupun transaksi yang jadi dalam jumlah tersebut. Tidak ada satupun, bahkan mendekati angka 500 juta saja tidak ada.

MD yang pernah saya dapatkan, pernah saya jual paling tinggi, hanya seharga 140 juta rupiah saja. Itupun pembelinya bukan peminat MD, tetapi kolektor batu akik. Batu MD tersebut harus disertifikasi dulu dibadan sertifikat batu akik, daerahnya disekitar duta merlin, ongkosnya itu 100ribu rupiah. Hasilnya adalah rubi seilon. Dengan diameter 4mm, itu nilai pasaran internationalnya adalah 150jutaan. Batu yang sudah disertifikat ini akan dinilai, kekerasan, kandungan batu dan ukuran karatnya. Anda juga bisa menjual di Singapura dengan harga yang kurang lebih sama.

Batu MD, secara alami mampu membiaskan cahaya dalam jumlah besar. Semakin besar ukuran diameternya (dibaca karat), semakin besar efek biasnya. Ukuran diameter 4mm, pernah diuji mampu membiaskan cahaya ke 14 gelas bulat, dan 27 gelas kotak. Sedangkan mitos anti cukur, itu gampang saja, tinggal memasukkan jin kedalamnya, beres. (Lihat konsep ruh, pada latihan kepekaan rasa).

Mengenai keampuhannya inilah mafia jual beli benda pusaka ini mencari nafkah dengan cara menipu. Mereka bekerja sama, antara pemilik barang (penjual) dan pembeli (istilahnya yang akan memaharkan) lewat cara yang sangat halus. Saya pernah telusuri, otaknya ya 1 orang saja. Yang mau beli, ternyata yang memiliki barangnya.

Modusnya dengan menyebarkan list barang-barang yang dipercaya memiliki keampuhan, beserta daftar harganya. Disinilah orang-orang bodoh yang akhirnya juga mengambil kesempatan dan menjadi antek-antek tersebut berperan. Dengan gosip-gosip hebat, seperti pembelinya adalah sultan Brunei, Sadam Husein, dan tokoh-tokoh timur tengah, sudah berhasil menipu ratusan orang.

Kuncinya di tester. Inilah cara mereka mencari uang dengan cara tidak halal tersebut. Tester, orang yang akan mengetes benda-benda pusaka ini, memiliki ilmu yang lumayan tinggi, sebagian memiliki pusaka yang mampu meredam kemampuan atau khasiat dari benda yang akan ditestnya. Dengan perjanjian tertulis, kadang didepan notaris, uang jaminan yang jumlahnya bisa puluhan juta, bahkan ratusan juta untuk uang test ini (biasa disebut garansi), setiap benda yang akan ditest akan mengalami kegagalan ditangan tester ini. Artinya pemilik barang dan crewnya akan gigit jari, kehilangan uang yang dipertaruhkan.

Saya melihat, banyak orang yang langsung jatuh miskin, kehilangan harta bendanya oleh tester ini. Crew, orang-orang tidak mampu, walau ada juga dari golongan mampu maruk harta, yang bermimpi akan mendapatkan uang dalam jumlah banyak, patungan, berjudi mempertaruhkan hartanya untuk uang garansi ini. Para pemilik dan crewnya sangat yakin akan keampuhan benda pusaka yang mereka miliki sehingga mereka yakin pasti akan lulus test.

Kadang juga, pemilik benda kerjasama dengan tester. Pemilik benda tinggal mencari orang yang mau memberi modal untuk uang garansi tersebut. Dan akhirnya setelah pemodal melihat keampuhan dan mau memodali, uangnya kandas ditangan tester. Yang seperti inilah modus yang sering terjadi. Masya Allah.

Saran saya, kalau anda pemilik benda pusaka, simpan saja. Jadikan itu pusaka kenangan yang bisa anda turunkan keanak cucu. Kalau memili batu-batu yang bagus, disertifikatlah. Badan sertifikat itu juga mampu mencarikan orang-orang yang mau membeli batu yang kita miliki dengan harga wajar sesuai pasaran internasional.

Mengenai mitos-mitos dari benda pusaka ini, biarlah itu menjadi mitos saja, karena isu ini justru ditiupkan oleh mafia tersebut. Para penipu, (sudah ada 3 orang yang sampai mati dibunuh, tinggalnya disekitar kota, sementara beberapa timnya babak belur oleh pemilik barang yang sangat kesal karena merasa tertipu) hati-hati saja, tidak selamanya usaha ini selamat. 

Dan calon makelar, baik dari sisi penjual maupun pembeli, jangan sampai secara tidak sadar masuk didalam lingkaran mafia ini. Nyawa taruhannya, kita bicara uang yang sangat besar, yang bisa membuat orang gelap mata, belum lagi harta dan keluarga yang bisa tiba-tiba hilang tak tentu rimbanya.

 

Link asli: http://old.paranorma...cle.php?sid=231






0 pengunjung sedang membaca topik ini

0 member, 0 tamu, 0 anonymous


DMCA.com Protection Status