Jump to content



Photo
- - - - -

Mewaspadai Penipuan Sedot Pusaka


  • Please log in to reply
1 reply to this topic

#1 Endah Indryono

Endah Indryono

    Begawan

  • Pengasuh
  • 854 tulisan
  • LocationJakarta, Indonesia

Ditulis pada 10 Oktober 2013 - 16:46

Banyak pemburu pusaka akhirnya jatuh ke penipuan. Termasuk Webmaster pernah menjadi korban penipuan ini. Agar tidak lagi terjebak waspadai hal-hal berikut ini: 


Pasti Penipuan bila:
1. Harus pakai survey dulu.
Tukang sedot yang pakai survey dulu kemudian dilakukan penarikan pada malam hari atau hari berikutnya bisa dipastikan adalah penipu. Karena ia akan menanam barang tipuan yang akan ditarik. 

2. Penarikan harus malam hari.
Sedot pusaka tidak harus malam hari, malah buat ahli sedot pusaka akan menghindari penarikan pada malam hari, disamping mencari pusaka yang keluar jadi susah juga bisa dipastikan rawan trik penipuan, apalagi bila sipenarik didampingi asisten. 

3. Ada asisten.
Tukang sedot pusaka yang asli sangat jarang memiliki asisten. Biasa selalu bekerja sendiri, bahkan bila harus naik ke atas gunung sekalipun. Karena laku keras yang ia jalani, asisten hanya akan membebani. Penipu selalu membawa asisten untuk pengalih perhatian atau untuk membantu trik penipuannya. 

4. Barang belum bisa diwujudkan.
Penipu yang sudah kepepet karena takut ketahuan selalu menggunakan istilah barang belum bisa diwujudkan. Sehingga dibawalah tanah, dan diiming-imingi akan wujud setelah beberapa hari setelah menyelesaikan syareatnya yang ini itu dsb. Kalau yang sudah begini sudah pasti penipuan. Jangan percayai apapun yang keluar dari mulutnya. 

5. Perlu umba rampe ini itu tapi tidak dipergunakan sewaktu penarikan.
Banyak penipu berkedok tukang sedot pusaka selalu minta syarat ini itu bahkan sebelum ke lokasi. Dalam dunia sedot pusaka, sistem 'bayaran' hanya dilakukan dengan metode komunikasi dengan danyang penjaga. Artinya bayaran baru ketahuan setelah ke lokasi dan terjadi diskusi dengan danyang. Biasanya yg diminta jajanan pasar, kemenyan, kopi pahit, kembang setaman (tidak pernah minta tujuh rupa !). Dan bayaran binatang seperti ayam putih/hitam. Kambing bahkan sapi. Dan kurban binatang cukup sembelih ditempat, yg dagingnya bisa dibawa pulang kembali. Sebaiknya kalau permintaan bayaran sudah tidak masuk akal, cari lagi saja tukang sedot lain yang lebih mumpuni. 

6. Pusaka tarikan tidak karatan.
Sewaktu pusaka keluar lewat cara yang ajaib, ternyata pusaka yang keluar sudah bersih, maksudnya seperti tidak berkarat, kotor dan ciri-ciri seperti pusaka yang lama berada dalam tanah. Maka bisa dipastikan ini adalah pusaka hasil tanam si penipu ini. Pusaka hasil tarikan pasti kotor, berkarat bahkan bisa berkarat tebal, rangka kayu bisa dipastikan sudah hancur atau tinggal sedikit sudah lapuk termakan usia. 

7. Cobalah uji dengan mencukur rambut.
Cukup siapkan silet, dan sewaktu pusaka keluar, cobalah pegang dan cukur rambut dengan silet. Bila rambut putus, maka bisa dipastikan juga pusaka tersebut kosongan atau hanya rekayasa saja, seperti sudah ditanam sebelumnya. Pusaka berisi yang baru ditarik akan beryoni kuat sehingga yang memegangnya akan kebal dan anti cukur dalam waktu yg cukup lama sekitar 5-10 menit. 

Semoga bermanfaat.

 

- Link asli: http://old.paranorma...cle.php?sid=404



#2 jackot

jackot

    Penyimak

  • Members
  • Pip
  • 18 tulisan

Ditulis pada 27 Mei 2015 - 15:43

Sundul lagi.. sundul.gif.pagespeed.ce._kVwTHFNyx.gif

 

:thumbsup:






0 pengunjung sedang membaca topik ini

0 member, 0 tamu, 0 anonymous


DMCA.com Protection Status