Jump to content



Photo
- - - - -

Field Report Latihan Sedot Pusaka, Di Gunung Sangga Buana

pengalaman spiritual sedot pusaka lintang kamulyaan gunung sangga buana

  • Please log in to reply
2 replies to this topic

#1 Endah Indryono

Endah Indryono

    Begawan

  • Pengasuh
  • 844 tulisan
  • LocationJakarta, Indonesia

Ditulis pada 10 Oktober 2013 - 17:05

Field Report Latihan Sedot Pusaka tanggal 4 Januari 2013 dari peserta pelatihan Sedot Pusaka Lintang Kamulyaan, oleh Eyang Ngabehi Ambarukmo. 

 

Field Report latihan Sedot Pusaka

Mas har, piye to sampeyan..
Aku telponi & SMS ra disambut. Eleh..

Ditunggu mas perjalanan spiritual berburu pusaka sama sampeyan, kalo bisa ke kalimantan mas, piye? Pak Web bisa pak? hehehe

Latihan terakhir ini field reportnya..

Janjian bertemu jam 9 pagi di rest area tol jagorawi nyatanya pada ngaret, hueueue biasa khas orang indonesia. akhirnya jam 10 kami ber 6 kumpul semuanya.

Atas petunjuk pak yono disarankan ke gunung sangga buana didaerah jonggol arah cianjur. Berangkatlah kami kesana. Dan sampai lokasi 2 jam kemudian karena jalur pada truk2 besar.

Belok kiri masuk kearah gunung sangga buana. Ada plang makan pekuburan cina Quilling. Perjalanan mulai menanjak dan akhirnya melewati pemakaman cina nan mewah Quilling. Tapi masih keatas lagi.

Karena cuaca yg kurang bersahabat, mobil kijang pak san tidak bisa terus naik, dan akhirnya dipanggillah tukang ojek disekitar makam untuk mengantar naik keatas.

Ojek trail hampir saja beberapa tidak kuat, karena rata-rata ukuran oversize XXXL dari seluruh peserta latihan. icon_razz.gif

Sampai dilokasi, baju sudah belepotan tanah, dan pemandangan indah terhampar. Dilokasi terdapat makam yg katanya makam kramat tanpa nama. Katanya makam eyang sangga buana. Kami beristirahat sebentar karena hujan rintik mulai turun.

Pak Man sibuk dgn fotografinya. Dan pak San dgn kamera digitalnya merekam yg bisa direkam. Saya sibuk mbersihin baju, hehehe..

Ketika hujan sudah kelihatan reda, kami naik lagi berjalan terseok, dan terpaksa nyeker karena sepatu jelas sudah tdk mungkin malah mbuat susah perjalanan. Tidak sadar sudah 2 jam berjalan ke puncak, dan akhirnya jam 3 sampailah dipuncak gunung sangga buana.

Ada kebanggan terlihat dimuka seluruh peserta, krena lihatlah ukuran size badan kami! Dan kami bisa naik sampai puncak gunung!! Luarbiasa. Terbukti niat yg kuat mampu mengalahkan berat badan..

Pak Idan terlihat paling payah, dgn berat nyaris 100kg muka sudah merah tapi gengsi untuk ngeluh, hehehe

Terlihat hanya pak Mono dan pak Webmaster yg mukanya paling santai. Wajar. Badan ideal.

Baiklah akhirnya dimulai latihan sedot pusakanya. Pak web mimpin doa-doa keselamatan. Dan memberikan petunjuk seadanya. Dan kamipun mencari alas duduk yg nyaris tidak ada, untuk mulai membaca aji betoro suryo.

Selesai mbaca saya menyapu berkeliling dan terlihat beberapa area gelap yg tidak wajar. Sambil saling mencocokkan dengan seluruh peserta lainnya ternyata 4 lokasi yg menjadi suspect kami sama semua melihatnya.

Terlihat pak Web sedang bicara dengan pak Mono dan pak Yan, mereka bertiga asik sendiri dalam percakapan, dan terlihat pak Yono hentakkan kaki dan keluar sebuah batu akik mencelat dari sela kakinya. Ah nanti saja tak tanyain, alhasil hanya kami bertiga yg serius melakukan sedot, karena emang kami yg paling lemah dalam berapa kali latihan. Maksude lemah itu luama proses nariknya keluar.

Dan dimulailah merapal aji kebanggaan lintang kamulyaan. Kami fokus pada masing-masing target biar tidak overlap. Sayapun mulai dengan memperhatikan bentuk bayangan yg belum berubah-ubah spt biasanya hanya itu-itu saja.

Menunggu setengah jam masih belum berubah, sementara pak San berhasil menarik keluar sebuah pusaka seperti golok atau apa, masih belum jelas karena masih penuh tanah. Saya sangat penasaran sekali. Eleh, masa kalah ki..

Tiba2 badan seperti ada yg dorong, dan saya terjatuh tersungkur kedepan, pandangan gelap. Saya nengok keliling lah kok ra ono yg nolongin, sumpret, hehehe.. eh teryata ada yang sangat ajaib yaitu saya mliat badan saya yo masih diri disitu!



#2 Ramadhan

Ramadhan

    Staff

  • Staff
  • 245 tulisan

Ditulis pada 21 Oktober 2013 - 15:55

Lanjutane field report sedot pusaka

Koyone ra iso panjang2 nulise.

Ajaib beneran, aku yo bisa liat badanku sendiri! Masih bdiri matung mata merem dan yg lainnya kelihatan seperti tidak sadar saya jatuh. Opo ini arwahku lepas dari badan? Eleh..

Tak treak2 manggilin semua tapi tdk ada yg jawab hingga akhirnya tiba2 saya sadar dan ya masih berdiri tidak jatuh.

Apa tadi ngantuk ketiduran dan ngelindur yo? Hehehe.. mbuh.

Kembali lagi fokus lihatin bayangannya dan sekali ini mulai menipis, tak cepet2 tarik nafas dan fokus dengan kekuatan pikiran berusaha mbedol pusakanya yg mulai tampak spt tananya mulai gerak2.

Eleh karena kelewat nafsu dan kalah nafas. Bayangan mulai mbulet besar lagi. Yah terpaksa berhenti dulu lagi.

Setelah 3-4x spt itu akhire njedul juga pusaka dari dalam tanah. Ujungnya bulat tidak jelas karena masih tertutup tanah, yang ternyata adalah tongkat wesi kuning panjang sekitar 30cm.

Karena asik dgn kesibukkan sedot, tidak perhatikan yg lainnya, dan ternyata kumpul 7 buah pusaka tarikan bermacam rupa. Alhamdulillah.

Sambil mbersihin dengan daun seadanya kami melihat2 hasil sedotan kami, dan ada kebanggaan tersendiri, karena kali ini betul2 pak Yono tdak ada bantu sama sekali, kami bener2 dilpas ngerjain sendiri. Tidak terasa jam sudah 5 sore lewat dan sudah mulai gelap.

Coba nelpon tukang ojek biar naek keatas eleh ndak ada sinyal.. icon_frown.gif akhirnya dengan susah payah kami turun kebawah dengan sangat hati2 dan butuh waktu 2 jam untuk sampai ketempat parkir!! Disamping jalanan licin, tempat gelap sekali dan senter yg cuma ada 1 dibantu lampu hp.

Rupa bentuk kami sudah sangat tidak jelas seperti pengemis karena tanah dimana-mana menempel dibadan bahkan sepatu juga sudah pada lupa untuk dibawa, biarlah jadi milik penghuni disini saja.

Ketika mau masuk mobil pak San, kami saling tidak enak, hehehe. Pasti hancur ini mobil, tapi dengan ramah pak San bilang, tenang saja tidak apa, ini mobil gampang dibersihkan karena joknya dari kulit. Ya wis.

Demikianlah perjalanan latihan kami. Buat semua yg namanya disebut kalo ada salah-salah kata mohon dimaafkan.



#3 Pri Aje

Pri Aje

    Penyimak

  • Murid
  • Pip
  • 9 tulisan

Ditulis pada 25 Oktober 2013 - 13:16

Sayang waktu itu ane kagak ikut :(

 

Kapan lagi nih pak Yono diadakan lagi acara tarik pusaka ramai2?

 

Ditunggu pak :)





Artikel terkait dengan tag: pengalaman spiritual, sedot pusaka, lintang kamulyaan, gunung, sangga buana

0 pengunjung sedang membaca topik ini

0 member, 0 tamu, 0 anonymous


DMCA.com Protection Status